Selasa, 06 Januari 2009

Asus Netbook Pertama Gunakan Windows 7

TAIPEI - Asus mungkin akan menjadi netbook pertama yang akan menggunakan Windows 7 di sistem operasinya, tidak hanya itu Solid State Drive (SSD) yang mencapai 512 gigabyte, akan menjadi SSD terbesar di dunia.

Netbook milik Asus yang diberi nama S121 mempunyai lebar sekira 11,7 inchi dengan berat 3 lbs. Selain itu, untuk memudahkan navigasi, vendor asal Taiwan ini akan menghadirkan layar sentuh. Yang istimewa, tentu saja penggunaan sistem operasi yang dibenamkan, yaitu Windows 7.

Penggunaan Asus pada perangkat lunak Microsoft Windows 7 OS menunjukkan kedekatan di antara dua perusahaan yang bekerja sama ini. Padahal, aplikasi anyar Microsoft ini sendiri masih belum diketahui kapan tanggal pasti perilisannya.

"Kami memang sangat dekat dengan Asus pada penggunaan aplikasi Windows 7 ini," kata David Faster, General Marketing Manager Microsoft di OEM, saat konfrensi pers pembukaan CES di Las Vegas, seperti yang dikutip PC World, Rabu (7/1/2009)

Dan walaupun S121 akan tersedia sekitar satu bulan dari sekarang, akan tetapi, mungkin tidak akan datang dengan Windows 7. Sebab, aplikasi yang baru belum jelas kapan diluncurkannya. Yang pasti, Netbook S121 akan dibenamlan Windows 7," sambungnya lagi.

Jika tertarik, Netbook ini akan dibanderol dengan harga USD1.649 atau sekira Rp16 juta dengan SSD terbesar yaitu 512 GB yang on board.

TAIPEI - Asus mungkin akan menjadi netbook pertama yang akan menggunakan Windows 7 di sistem operasinya, tidak hanya itu Solid State Drive (SSD) yang mencapai 512 gigabyte, akan menjadi SSD terbesar di dunia.

Netbook milik Asus yang diberi nama S121 mempunyai lebar sekira 11,7 inchi dengan berat 3 lbs. Selain itu, untuk memudahkan navigasi, vendor asal Taiwan ini akan menghadirkan layar sentuh. Yang istimewa, tentu saja penggunaan sistem operasi yang dibenamkan, yaitu Windows 7.

Penggunaan Asus pada perangkat lunak Microsoft Windows 7 OS menunjukkan kedekatan di antara dua perusahaan yang bekerja sama ini. Padahal, aplikasi anyar Microsoft ini sendiri masih belum diketahui kapan tanggal pasti perilisannya.

"Kami memang sangat dekat dengan Asus pada penggunaan aplikasi Windows 7 ini," kata David Faster, General Marketing Manager Microsoft di OEM, saat konfrensi pers pembukaan CES di Las Vegas, seperti yang dikutip PC World, Rabu (7/1/2009)

Dan walaupun S121 akan tersedia sekitar satu bulan dari sekarang, akan tetapi, mungkin tidak akan datang dengan Windows 7. Sebab, aplikasi yang baru belum jelas kapan diluncurkannya. Yang pasti, Netbook S121 akan dibenamlan Windows 7," sambungnya lagi.

Jika tertarik, Netbook ini akan dibanderol dengan harga USD1.649 atau sekira Rp16 juta dengan SSD terbesar yaitu 512 GB yang on board.

Kamis, 01 Januari 2009

SAN FRANCISCO - Malam pergantian tahun memang menjadi momen paling membahagiakan bagi banyak orang di seluruh belahan dunia. Tapi bagi pemilik Microsoft Zune, pergantian tahun malah membawa masalah tersendiri.

Seperti diberitakan Associated Press, Kamis (1/1/2008), ribuan pemilik peranti saingan iPod itu mengaku tak dapat mengoperasikan peranti pemutar musiknya. Sebanyak 2.500 pesan yang mengalir ke Microsoft kebanyakan mengaku memiliki masalah saat menyalakannya, sejak 31 Desember lalu.

Menurut Microsoft, serangan 'Y2K for Zunes' itu kebanyakan menimpa Zune mode 30 GB karena disebabkan pengatur waktu internal pada gadget tersebut. Microsoft menyatakan, masalah tersebut takkan merusak Zune dan dapat kembali normal setelah tanggal 1 Januari.

"Pemilik Zune model 30 GB kemungkinan besar akan mengalami masalah saat melakukan booting dan kami meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut, untuk sementara kami sedang bekerja untuk memperbaikinya," tulis Microsoft dalam keterangannya.

Masalah Zune pada pergantian tahun 2008 menuju 2009 mengingatkan pada serangan Y2K pada tahun 2000. Y2K yang merupakan kesalahan perhitungan oleh komputer yang disebabkan oleh sistem penyimpanan tanggal yang hanya menyediakan dua digit untuk tahun